Ngelanjutin post tanggal 7 Januari 2010...
Nama'a manusia biasa, cewek normal, pasti punya perasaan suka, sayang, (cinta?) sama orang lain. Itu wajar. Tapi, apa masih wajar kalo orang yang kita sayang ternyata punya orang lain? Dan kita menolak dengan sepenuh hati untuk menyerah dan milih untuk tetap berjuang dan berusaha walaupun mencoba untuk realistis dengan nguatin hati kalo emang bukan kita satu"a buat dia.
Itu... susah.
Aku percaya, untuk dapatin semua keinginan kita, kita harus kerja keras (dan dengan cara yang halal). Ngga ada yang instan. Semua yang instan, bakal instan juga hilang'a. Itu kayak hukum alam yang ngga bakal bisa ditolak. Udah aturan baku. Udah fakta. Dan udah ada bukti'a.
Bagitupun masalah hati. Kayak yang aku bilang sebelum'a, kemarin" aku milih untuk mundur dan menyerah gitu aja. Tanpa ada usaha apa" lagi. Kali ini: ngga akan begitu.
Manusia itu harus'a kuat dan pintar. Setiap dia kena satu masalah, dia harus bisa ngelewatin dan nyelesein masalah'a itu sampai tuntas dan dia bisa bangkit lagi untuk mulai 'perjalanan' lagi setelah belajar dari masalah itu.
Jadi... mohon maaf, aku ngga akan menyerah dan ngebiarin keadaan ini begini aja. Walaupun, aku ngga akan ngerebut dia dari cewe'a. Let the best, win.
Oke, jadi ini yang bakal aku lakuin.
1. Aku bakal tetap BERTEMAN sama dia. Sampe batas" yang dibolehin sebagai teman.
2. Aku bakal tetap jaga hati dan perasaan ini buat dia sampe (entah kapan dan bakal terjadi apa ngga) dia bisa dan berani kasih kepastian buat aku. Itu berarti aku bakal always jomblo. Ngga masalah, temanku ada kok yang udah mau 20 tahun masih jomblo sejati dan... she survives!
So, shall we start it over?
09 Januari 2010
07 Januari 2010
What a mellow-yellow person I am...
Sebener'a...
Ngga, bukan, HARUS'A ini ngga jadi pikiran aku. HARUS'A aku bisa ngelewatin ini dengan tenang, tanpa emosi. Tapi apa daya, yang nama'a hati ngga pernah bisa bohong.
Jujur, aku iri. Iri setengah mati sama cewek itu. Paling ngga, aku berharap aku yang ada di posisi dia sekarang a.k.a pacar'a dia. Tapi LAGI" aku cuma orang ketiga.
Capek! Belakangan ini, cowok yang aku sayang ujung"a malah jadian sama cewek lain. Jadi punya cewek lain dan 'ninggalin' aku jadi orang ketiga dimana posisi itu malah semakin memperparah keadaan. Mau gimana juga, orang ketiga adalah posisi yang serba salah dan emang SELALU salah nanti'a. Maka'a aku selalu milih untuk... mundur dan nyerah. Lagi dan lagi.
Sial'a, kenapa harus 'dia' yang sekarang? Kenapa harus sekarang? Di saat aku udah ngga bisa lagi mundur atau ngelihat orang lain, cowok lain, selain 'dia'?
Quote yang selalu aku omongin, "apa aja, yang penting 'dia' bahagia" itu bukan basa-basi. I really mean it! Even I have to be suffering. Tapi kenapa untuk yang kali ini ngga bisa. Aku bener" ngga mau, ngga rela, NGGA BISA ngelepas dia. Dan entah untuk alasan apa, aku masih mau untuk percaya sama dia. Walaupun, aku harus minta maaf nanti'a karena aku ngga bisa percaya dia 100%. *sigh*
Sekarang, yang ada di pikiran aku, di hati aku, cuma dia doang. Sama sekali ngga ada ruang buat cowok lain. Pathetic, I know. Tapi itulah kenyataan'a. Padahal, bukan begini mau Ibu. Sekali lagi, maaf, aku cuma cewek biasa.
Aku selalu penasaran sama 1 hal dari dulu. 1 pertanyaan yang bener" ngganjel di hati.
"Apa dia bener" sayang sama aku?" Entah kenapa, aku jadi ragu. Bukan, bukan aku ragu sama dia. Tapi sama keadaan kita yang absurd banget kayak gini.
Dan jawaban atas pertanyaan ini mulai 'kedengeran'. Dan jawaban ini ngebikin mental aku hampir jatuh lagi.
Di facebook'a dia yang kemaren mendadak bisa aku buka, aku nemuin banyak banget status updates dia yang kalo aku ngga kuat, bisa bikin aku kolaps saking shock'a. Dari mulai "aku bakal berusaha dan berjuang untuk hubungan kita", "wajahmu mengalihkan duniaku, awal kisah indahku...", dll, dll yang... (maaf, ngeliat'a udah mulai burem. ketutup air mata). Dan bahkan di account youtube'a ada video wajahmu mengaliahkan duniaku denga isi... foto... (ngga kuat mau nulis'a)
Apa itu bukan jawaban kalo BUKAN AKU yang sebener'a dia sayang tapi CEWEK ITU?
Aku IRI. IRI SETENGAH MATI. Dan juga... SAKIT HATI.
Kalo emang dia lebih sayang sama cewek itu, ya jangan kasih aku harapan kosong gini dong... Pake bilang "siap ngejaga hati buat 1 1/2 tahun lagi? ngga kan ada yang nama'a bertepuk sebelah tangan kalo dua"a saling sayang". Huuft, aku sih mendingan bertepuk sebelah tangan daripada dikasih harapan kosong kayak gitu.
... (mencoba mengatur napas yang mulai sesak)
Untuk dia... A*** F****... kalo kamu baca, tolong jangan nilai aku yang ngga". Ini cuma ungkapan hati aku aja. Aku ngga tau mau curhat kemana lagi.
Aku ngga marah kamu mau punya pacar atau ngga. Aku cuma mau kamu JUJUR sama aku. Terutama soal pertanyaan, "Kamu sebener'a sayang sama aku apa ngga?"
Aku mau jawaban langsung dari kamu.
AAAAAAAAAAAARRRRRRRRRGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHH........!!!!!!!!!!!!!!
Cukup cukup cukup!! Aku ngga kuat!!
Aku sayang kamu.
Apa itu ngga cukup?
Ngga, bukan, HARUS'A ini ngga jadi pikiran aku. HARUS'A aku bisa ngelewatin ini dengan tenang, tanpa emosi. Tapi apa daya, yang nama'a hati ngga pernah bisa bohong.
Jujur, aku iri. Iri setengah mati sama cewek itu. Paling ngga, aku berharap aku yang ada di posisi dia sekarang a.k.a pacar'a dia. Tapi LAGI" aku cuma orang ketiga.
Capek! Belakangan ini, cowok yang aku sayang ujung"a malah jadian sama cewek lain. Jadi punya cewek lain dan 'ninggalin' aku jadi orang ketiga dimana posisi itu malah semakin memperparah keadaan. Mau gimana juga, orang ketiga adalah posisi yang serba salah dan emang SELALU salah nanti'a. Maka'a aku selalu milih untuk... mundur dan nyerah. Lagi dan lagi.
Sial'a, kenapa harus 'dia' yang sekarang? Kenapa harus sekarang? Di saat aku udah ngga bisa lagi mundur atau ngelihat orang lain, cowok lain, selain 'dia'?
Quote yang selalu aku omongin, "apa aja, yang penting 'dia' bahagia" itu bukan basa-basi. I really mean it! Even I have to be suffering. Tapi kenapa untuk yang kali ini ngga bisa. Aku bener" ngga mau, ngga rela, NGGA BISA ngelepas dia. Dan entah untuk alasan apa, aku masih mau untuk percaya sama dia. Walaupun, aku harus minta maaf nanti'a karena aku ngga bisa percaya dia 100%. *sigh*
Sekarang, yang ada di pikiran aku, di hati aku, cuma dia doang. Sama sekali ngga ada ruang buat cowok lain. Pathetic, I know. Tapi itulah kenyataan'a. Padahal, bukan begini mau Ibu. Sekali lagi, maaf, aku cuma cewek biasa.
Aku selalu penasaran sama 1 hal dari dulu. 1 pertanyaan yang bener" ngganjel di hati.
"Apa dia bener" sayang sama aku?" Entah kenapa, aku jadi ragu. Bukan, bukan aku ragu sama dia. Tapi sama keadaan kita yang absurd banget kayak gini.
Dan jawaban atas pertanyaan ini mulai 'kedengeran'. Dan jawaban ini ngebikin mental aku hampir jatuh lagi.
Di facebook'a dia yang kemaren mendadak bisa aku buka, aku nemuin banyak banget status updates dia yang kalo aku ngga kuat, bisa bikin aku kolaps saking shock'a. Dari mulai "aku bakal berusaha dan berjuang untuk hubungan kita", "wajahmu mengalihkan duniaku, awal kisah indahku...", dll, dll yang... (maaf, ngeliat'a udah mulai burem. ketutup air mata). Dan bahkan di account youtube'a ada video wajahmu mengaliahkan duniaku denga isi... foto... (ngga kuat mau nulis'a)
Apa itu bukan jawaban kalo BUKAN AKU yang sebener'a dia sayang tapi CEWEK ITU?
Aku IRI. IRI SETENGAH MATI. Dan juga... SAKIT HATI.
Kalo emang dia lebih sayang sama cewek itu, ya jangan kasih aku harapan kosong gini dong... Pake bilang "siap ngejaga hati buat 1 1/2 tahun lagi? ngga kan ada yang nama'a bertepuk sebelah tangan kalo dua"a saling sayang". Huuft, aku sih mendingan bertepuk sebelah tangan daripada dikasih harapan kosong kayak gitu.
... (mencoba mengatur napas yang mulai sesak)
Untuk dia... A*** F****... kalo kamu baca, tolong jangan nilai aku yang ngga". Ini cuma ungkapan hati aku aja. Aku ngga tau mau curhat kemana lagi.
Aku ngga marah kamu mau punya pacar atau ngga. Aku cuma mau kamu JUJUR sama aku. Terutama soal pertanyaan, "Kamu sebener'a sayang sama aku apa ngga?"
Aku mau jawaban langsung dari kamu.
AAAAAAAAAAAARRRRRRRRRGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHH........!!!!!!!!!!!!!!
Cukup cukup cukup!! Aku ngga kuat!!
Aku sayang kamu.
Apa itu ngga cukup?
04 Januari 2010
Something I'm waiting for song..
Coba Katakan - Maliq n D'essentials
Coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan.
Janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan dari apa yang dijalankan.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana.
Buktikan dan buat ku percaya bahwa kita bisa mewujudkan bahagia.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Habis sudah semua rangkai kata.
Tlah terungkap semua yang kurasa.
Yang kuingin akhir yang bahagia.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Yang ku inginkan satu tujuan.
Sebuah kenyataan, bukan impian.
Bukan harapan.
Bukan alasan
Satu kepastian.
Coba katakan.
Coba katakan.
Coba katakan.
Coba katakan.
Coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan.
Janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan dari apa yang dijalankan.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana.
Buktikan dan buat ku percaya bahwa kita bisa mewujudkan bahagia.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Habis sudah semua rangkai kata.
Tlah terungkap semua yang kurasa.
Yang kuingin akhir yang bahagia.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan.
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa.
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti.
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.
Yang ku inginkan satu tujuan.
Sebuah kenyataan, bukan impian.
Bukan harapan.
Bukan alasan
Satu kepastian.
Coba katakan.
Coba katakan.
Coba katakan.
Coba katakan.
Soundtrack...
Hati Yang Kau Sakiti - Rossa
Jangan pernah katakan bahwa cintamu hanyalah untukku, karena kini kau tlah memberinya.
Maafkan jika memang kini harus ku tinggalkan dirimu, karena hatiku slalu kau lukai.
Tak ada lagi yang bisa kulakukan tanpamu.
Ku hanya bisa mengatakan apa yang kurasa.
Ku menangis membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku.
Kau duakan cinta ini, kau pergi bersamanya.
Ku menangis melepaskan kepergian dirimu dari sisi hidupku.
Harus slalu kau tahu, akulah hati yang telah kau sakiti.
Maafkan jika memang kini harus ku tinggalkan dirimu, karena hatiku slalu kau lukai.
Tak ada lagi yang bisa kulakukan tanpamu.
Ku hanya bisa mengatakan apa yang kurasa.
Ku menangis membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku.
Kau duakan cinta ini, kau pergi bersamanya.
Ku menangis melepaskan kepergian dirimu dari sisi hidupku.
Harus slalu kau tahu, akulah hati yang telah kau sakiti.
Ku menangis...
Harus slalu kau tahu, akulah hati yang telah... kau sakiti...
Jangan pernah katakan bahwa cintamu hanyalah untukku, karena kini kau tlah memberinya.
Maafkan jika memang kini harus ku tinggalkan dirimu, karena hatiku slalu kau lukai.
Tak ada lagi yang bisa kulakukan tanpamu.
Ku hanya bisa mengatakan apa yang kurasa.
Ku menangis membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku.
Kau duakan cinta ini, kau pergi bersamanya.
Ku menangis melepaskan kepergian dirimu dari sisi hidupku.
Harus slalu kau tahu, akulah hati yang telah kau sakiti.
Maafkan jika memang kini harus ku tinggalkan dirimu, karena hatiku slalu kau lukai.
Tak ada lagi yang bisa kulakukan tanpamu.
Ku hanya bisa mengatakan apa yang kurasa.
Ku menangis membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku.
Kau duakan cinta ini, kau pergi bersamanya.
Ku menangis melepaskan kepergian dirimu dari sisi hidupku.
Harus slalu kau tahu, akulah hati yang telah kau sakiti.
Ku menangis...
Harus slalu kau tahu, akulah hati yang telah... kau sakiti...
03 Januari 2010
Cukup tau aja!!
Dari kemaren, yang keluar dari mulut'a semua kata" manis, semua yang baik", semua yang bikin gue yakin dia udah balik lagi!!
TERNYATA....
dia sama aja kayak yang lain!! SIAL, kok bisa sih gue kena tipu lagi sama dia!? BR****EK!!
Bilang'a facebook'a ngga pernah dibuka" lagi!! Ternyata apa, masih sering di-update tuh!! Dan apa maksud'a 3 bulanan, ngomong SYNG sama 1 cewek disitu!? Dipikir'a gue bego apa!? Maksud'a apa, ngasih harapan kosong lagi ke gue buat ngehancurin gue lebih parah lagi nanti'a!? MAKASIH!!
Nyesel gue percaya sama dia! BR****EK!!
SIIIIIAAAAAAALLLLLL...!!!!!!!
AAAAAAAAAARRRRRRRRRRRGGGGGGGGGHHHHHHHHHH........!!!!!!!!!
Mending gue jadi gila sekalian deh daripada kayak gini!!
TERNYATA....
dia sama aja kayak yang lain!! SIAL, kok bisa sih gue kena tipu lagi sama dia!? BR****EK!!
Bilang'a facebook'a ngga pernah dibuka" lagi!! Ternyata apa, masih sering di-update tuh!! Dan apa maksud'a 3 bulanan, ngomong SYNG sama 1 cewek disitu!? Dipikir'a gue bego apa!? Maksud'a apa, ngasih harapan kosong lagi ke gue buat ngehancurin gue lebih parah lagi nanti'a!? MAKASIH!!
Nyesel gue percaya sama dia! BR****EK!!
SIIIIIAAAAAAALLLLLL...!!!!!!!
AAAAAAAAAARRRRRRRRRRRGGGGGGGGGHHHHHHHHHH........!!!!!!!!!
Mending gue jadi gila sekalian deh daripada kayak gini!!
Langganan:
Postingan (Atom)
